+62822-999-888-50

Bermain Visual : Strategi Tepat untuk Konten Layanan Wisata

Content Marketing Platform

Strategi Tepat untuk Konten Layanan Wisata

Bisnis wisata menjadi satu hal yang ramai diperbincangkan dalam kurun waktu empat hingga lima tahun belakangan. Digenjotnya pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata tentu membawa implikasi yang cukup signifikan, termasuk munculnya berbagai unit bisnis pariwisata. Tidak hanya pengelolaan destinasi wisata, unit bisnis ini mulai berkembang hingga ke penyedia layanan informasi aneka tempat wisata, penyedia tiket atau akomodasi liburan, hingga agen travel yang menyiapkan semua keperluan wisatawan.

Bisnis yang berkembang sesuai tren memang akan lebih banyak menghimpun profit di awal kemunculan tren, namun redup seiring berjalannya waktu. Namun, tidak demikian dengan sektor wisata. Selama umat manusia masih membutuhkan sarana pelepas lelah, stres, dan memiliki daya kreasi yang tinggi untuk mengelola daerahnya, pariwisata masih menjadi ikon bisnis yang mampu meraup untung sepanjang tahun.

Seiring dengan semakin maraknya unit bisnis di bidang ini, tentunya kita menjadi berpikiran lebih terbuka dan mencoba untuk hadirkan kesan berbeda saat menawarkan produk yang diciptakan. Sektor pariwisata memang bisa menggaet siapapun untuk terlibat di dalamnya, termasuk para milenial sebagai penikmat layanan. Oleh karena itu, sebagai penyedia informasi layanan wisata maupun akomodasi liburan, ada baiknya Anda mulai menimbang-nimbang perencanaan strategi konten yang tepat untuk bisnis Anda.

Seperti yang kita tahu, hampir semua kaum milenial tertarik dengan tampilan visual yang manis. Ketertarikan ini tentu tidak bisa Anda abaikan dalam penyusunan strategi yang tepat untuk konten layanan wisata. Sekarang, kita akan mulai membedah persoalan ‘bermain visual’ untuk konten layanan wisata yang Anda siapkan.

Bicara soal permainan visual dalam sebuah konten, tentu tidak lepas dari komunikasi visual. Komunikasi visual adalah sebuah rangkaian proses penyampaian informasi atau pesan kepada pihak lain dengan penggunaan media penggambaran yang hanya terbaca oleh indera penglihatan. Komunikasi visual mengombinasikan seni, lambang, tipografi, gambar, desain grafis, ilustrasi, dan warna dalam penyampaiannya.

Adapun fungsi dari komunikasi visual terdiri dari tiga hal, seperti yang dilansir dari dictio.id. Pertama, ia berfungsi sebagai sarana informasi dan instruksi. Fungsi pertama merujuk pada hubungan antara suatu hal dengan hal lain dalam bentuk petunjuk, arah, posisi, dan skala. Informasi akan berguna apabila dikomunikasikan kepada orang yang tepat, pada waktu dan tempat yang tepat pula. Informasi ini akan dicerap secara logis dan konsisten.

Kedua, komunikasi visual difungsikan sebagai sarana presentasi dan promosi untuk menyampaikan pesan. Fokus utama pencapaian fungsi ini adalah bagaimana perhatian diperoleh dari penerima informasi melalui mata dan membuat pesan tersebut dapat lekat di ingatan. Sebagai contoh, kita dapat menyajikan poster informasi layanan wisata yang menarik dengan perpaduan warna yang selaras dan ramah di mata.

Baca Juga : Strategi dalam Konten Marketing yang Harus Diperhatikan Pebisnis

Ketiga, komunikasi visual sebagai sarana identifikasi. Kita pasti memahami bahwa setiap orang memiliki identitas masing-masing yang membuatnya bisa dikenal oleh siapa saja. Begitu pula dengan produk layanan wisata maupun agen travel Anda. Untuk bisa dikenali dan membuat pelanggan merasa tertarik untuk tahu lebih jauh mengenai produk Anda, tentu harus memenuhi fungsi ketiga ini, bukan?

Secara garis besar, yang menjadi titik fokus dalam penyusunan konten layanan wisata dengan permainan visual yang harmonis adalah mata. Calon konsumen tentu tidak akan bersedia membaca rentetan huruf tanpa adanya padu padan warna, gambar, hingga ilustrasi. Apalagi, bagi mereka yang membutuhkan gambaran soal destinasi wisata impian.

Baca Juga : Strategi Dan Cara Membuat Artikel Konten Marketing Agar Tepat Sasaran

Hadirkan gambar-gambar yang menarik mata dalam brosur atau kiriman Anda di sosial media. Ada banyak platform penyedia gambar gratis yang bisa Anda manfaatkan dalam hal ini. Anda bisa melampirkan foto-foto yang ciamik untuk menarik minat para pelanggan. Atur feed instagram agen travel Anda dengan memasang foto-foto destinasi yang menarik secara visual.

Secara umum, seseorang akan lebih terpukau dengan foto yang menarik dan instagenic untuk menentukan pilihan destinasinya. Soal kenyataan tidak sesuai ekspektasi tentu menjadi pertimbangan lain, sebab setiap tempat yang dikunjungi memiliki sisi menarik yang berbeda pula. Tidak hanya hadirkan foto yang menarik, manjakan pelanggan Anda dengan paduan warna yang manis dan harmonis pada feed maupun infografis yang disajikan.

Baca Juga : Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Menerapkan Strategi Konten Marketing

Bermain visual bisa menjadi jembatan bagi Anda untuk mengajak pembaca tertarik terhadap produk Anda. Namun, bagi Anda yang tetap kesulitan mengatur ide seputar konten, terutama mendamaikan visual dan words dalam satu kemasan, segera serahkan pada ahlinya.

Aidia Network merupakan salah satu partner ad tech yang dapat mendamaikan keduanya. Anda bisa meningkatkan daya beli masyarakat terhadap produk Anda melalui konten dan infografis yang menarik bersama Aidia Network. Tentu Anda tak boleh lupa bahwa pemasaran di era digital memang berkaitan erat dengan pemanfaatan teknologi dan jejaring sosial media.

Pemilihan Partner Ad Tech yang tepat dan mampu mendukung strategi digital marketing bagi bisnis Anda, seperti Aidia Network tentu sangat penting dengan visi membantu meningkatkan profit bisnis Anda, sekaligus menjangkau beragam elemen masyarakat sesuai sasaran marketing bisnis Anda. Tunggu apalagi, hubungi segera Aidia Network untuk menikmati kreativitas digital marketing tanpa batas.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *