+62822-999-888-50

5 Hal Penting untuk Menjaga Kualitas Konten Tulisan

Content Marketing Platform

kualitas konten tulisan

Quality control merupakan salah satu kunci keberhasilan bisnis, termasuk dalam industri konten. Kontrol yang buruk terhadap kualitas, jelas akan mempengaruhi rantai produksi konten. Semisal konten tulisan yang membuat pembaca tidak nyaman, tentu akan membuat konten kamu tidak dibaca. Untuk menjaga agar kualitas konten tulisan tetap enak dibaca, kamu perlu memperhatikan 5 hal penting berikut.

1. Ejaan yang disempurnakan (EYD)


Ejaan adalah hal penting yang harus diperhatikan pertama kali karena aspek ini menjadikan tulisan dapat dibaca oleh semua orang. Coba kalau kamu membaca sebuah tulisan dengan typo atau salah ketik dimana-mana. Tentu saja kamu akan kesal dan sulit memahami isi dari tulisan tersebut. Satu hal yang perlu kamu tahu, EYD tidak hanya soal mengetik kata dengan benar tetapi juga susunan kalimat. Kalimat-kalimat di dalam tulisan perlu mempunyai panjang yang tepat.

Bila kalimat-kalimat ditulis terlalu pendek, tulisan bisa menjadi “nanggung”. Begitu juga kalau terlalu panjang, pembaca bisa tersengal-sengal. Misalnya satu paragraf yang terdiri dari empat baris hanya diisi satu kalimat, pasti akan melelahkan pembaca. Salah satu trik untuk menjaga kualitas tulisan adalah menulis kalimat yang cukup dibaca hanya dengans satu tarikan napas.

2. Visual yang menarik & relevan


Keberadaan aspek visual sangat penting kehadirannya di dalam tulisan. Visual dapat memberikan keterangan serta membantu menjelaskan isi dari tulisan. Semisal kamu menulis tentang cheetah yang jinak dan aman didekati manusia. Foto di atas akan sangat membantu pembaca untuk memperoleh gambaran tentang hewan tersebut.

Namun, ingatlah satu hal. Visual harus memiliki hubungan atau relevan dengan isi tulisan.

Baca Juga : 4 Alasan Mengapa Konsumsi Konten Digital di Indonesia Meningkat Pesat

3. Tone tulisan


Apakah kamu pernah membandingkan antara tulisan novel, koran, majalah, dan lain sebagainya? Mana yang lebih membuatmu betah membaca?

Tone tulisan adalah aspek yang membuat tulisan dapat diterima oleh target pembacanya. Biasanya tone ini dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti tema, mood, alur cerita, dan gaya menulis. Sederhananya, tone tulisan adalah cara menyesuaikan tulisan agar cocok dan membuat pembaca betah untuk membaca sampai selesai.

Baca Juga : Kelebihan dan Kekurangan Media Sosial Untuk Memasarkan Konten

4. Sudut pandang tulisan


Tulisan harus mempunyai sudut pandang yang jelas, jangan sampai rancu. Sebagai contoh, kamu berniat menuliskan review positif sebuah produk. Bila itu tujuannya, maka jangan sampai ada komentar negatif yang tertuliskan. Pastikan terlebih dulu sudut pandang yang akan dipakai sebelum tulisan dibuat.

Baca Juga : Arti penting Konten Pilar dalam Content Marketing

5. Brief adalah pedoman!


Agar kualitas konten tulisan bisa terjaga, kita bisa membuat brief terlebih dahulu. Isinya berupa ketentuan dan standar yang digunakan. Brief mencakup tema, panjang tulisan dan lain sebagainya. Sebisa mungkin brief dibuat dengan ringkas dan jelas, sehingga tidak menimbulkan pertanyaan atau kebingungan dari penulis.

Itulah lima hal penting yang diperlukan untuk menjaga kualitas tema tulisan. Selain dari kelima hal tersebut, kita juga perlu memastikan lama waktu pengerjaan dan editor dari tulisan. Waktu pengerjaan yang terburu-buru tentu akan menyulitkan penulis untuk menghasilkan karya tulisan yang bagus. Sebaliknya, waktu pengerjaan yang terlalu lama akan membuat project terbengkalai. Pada titik itulah pentingnya kehadiran editor sebagai partner diskusi dari penulis!

Semoga bermanfaat!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *