+62822-999-888-50

Arti penting Konten Pilar dalam Content Marketing

Content Marketing Platform

Arti penting Konten Pilar dalam Content Marketing - AidiaNetwork.com

AidiaNetwork.com – Sebuah blog yang sudah berumur dua tahun, atau setidaknya sudah punya seratusan artikel dan dikunjungi banyak orang setiap harinya, bolehlah disebut sebagai blog yang sehat. Dan sudah pasti blog itu punya satu-dua artikel yang memiliki kelebihan dibanding artikel lain, dan ia tidak datang begitu saja dari langit. Artikel macam itu bisa jadi merupakan turah dari konsep konten pilar (content pillar).

Arti penting Konten Pilar dalam Content Marketing

Memahami Konten Pilar

Di bidang content marketing, keberadaan konten pilar memberi lebih banyak arti. Ia jadi asupan untuk perencanaan konten media sosial; ia bisa dialihkan jadi video, infografis, desain kaos, dan lain sebagainya; ia bisa jadi bagian dari kampanye marketing; ia bisa jadi artikel advertorial, dan seterusnya, dan seterusnya. Pendek kata, keberadaan konten pilar jadi penting di dalam keseluruhan konsep content marketing.

Jadi sederhananya: konten pilar adalah keping informasi konten dengan topik atau tema spesifik yang bisa dipecah lagi ke dalam bagian-bagian yang lebih kecil. Konten pilar biasanya dituang lewat beberapa media seperti eBooks, laporan riset, maupun panduan.

Katakanlah ada seorang pengusaha rental mobil dan motor di Lombok, dan ia ingin membangun sebuah blog untuk meningkatkan penjualan jasanya. Di saat bersamaan dia memegang sebuah eBooks yang berisi ratusan informasi mengenai lokasi-lokasi wisata di Lombok. Dengan pedoman eBooks itu, dia bisa membangun blog dengan ratusan artikel, puluhan infografis, video, maupun caption Instagram, di mana semuanya berfokus pada tema yang menggambarkan keindahan Lombok dan sejumlah lokasi wisata yang bisa dikunjungi oleh turis.

Baca juga : Mengelola Konten Marketing Menggunakan Kalender Editorial untuk Bisnis Anda

Memahami Konten Pilar - Arti penting Konten Pilar dalam Content Marketing - AidiaNetwork.com

Konten-konten kecil itu, yang berasal dari pecahan informasi di dalam eBooks, berfungsi untuk menarik perhatian konsumen yang berbeda, dan disebar melalui media yang berbeda pula.

Meski konten pilar jadi sebuah metode yang efisien-karena secara teoretis sanggup mengantarkan konten ke pembeli yang tepat, namun ada dua prinsip dasar dalam merancang konten pilar.

  • Ingat, konten pilar selalu bisa dipecah menjadi apapun

Konten pilar menarik karena ia bisa dipecah menjadi bagian-bagian kecil, sehingga lebih mudah dikelola. Begitulah cara kerjanya: Anda mulai dari keping informasi yang sangat besar, kemudian memilah-milahnya menjadi konten yang lebih kecil.

  • Rencanakan konten pilar dengan cara seefisien mungkin

Dasar konten pilar adalah keping informasi, yang seringkali tersedia dalam jumlah massif. Di titik ini Anda perlu membagi keping tersebut untuk mengisi saluran-saluran tertentu seperti blog, laman media sosial, maupun channel Youtube, misalnya.  Kalau Anda memiliki banyak informasi tentang ‘pantai yang jarang dikunjungi di Lombok’, misalnya, Anda bisa menulis sebuah artikel blog tentang tema tersebut, dengan membahas satu pantai – dari sekian banyak pantai – secara mendalam. Tujuannya untuk menarik perhatian konsumen, misalnya: pembaca yang senang jalan-jalan dan mencari ketenangan di pantai. Lalu Anda juga bisa membuat turunan lain dalam bentuk infografis, misalnya, yang bercerita secara visual tentang apa saja aktivitas menarik yang bisa dilakukan di pantai yang Anda bahas.

Baca juga : 7 Trik Untuk Membuat Content Plan Untuk Mencapai Target Marketing

Dasar konten pilar adalah big idea. Semakin besar ide yang Anda miliki, semakin besar kemungkinan bagi Anda untuk merinci yang besar itu ke dalam sub-sub ide kecil. Itulah pilar yang menopang nilai produk Anda.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *